Jasa Marga Bantah Transaksi Non-tunai Tol Berbuntut PHK Karyawan

Ragam3 Dilihat

PT Jasa Marga akan menerapkan transaksi non tunai di setiap gerbang tol pada 31 Oktober mendatang.

Penerapan itu berdampak pada munculnya isu pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran, terhadap para karyawan PT Jasa Layanan Operasi (JLO).

Kepala Gerbang Tol Cikarang Utama, Hervian, secara tegas membantah kabar tersebut. Menurutnya, isu mutasi serta PHK hanyalah hoax atau kabar palsu.

“Juga terkait isu mutasi besar-besaran ke luar daerah karena dampak Gardu Tol Otomatis (GTO) itu adalah hoax dan tidak benar,” ujar Hervian melalui pesan singkat, Rabu (20/9).

Hervian menambahkan, dalam waktu dekat JLO akan berganti nama menjadi Jasa Marga Toll Road Operation, namun tidak mengubah hak-hak karyawan.

“Diharapkan perubahan nama berdampak positif dan lebih berkembang,” tambah Hervian.

Pernyataan senada turut dikeluarkan Direktur Utama PT JLO, Septerianto Sanaf. Sistem transaksi non-tunai, kata dia, tidak berdampak pada PHK karyawan.

“Karena walau transaksi non-tunai, tetap butuh orang,” tandas Septerianto. (riz)

Komentar