Aset PT Pelni Di Padang Enggak Karuan, Minta Menteri BUMN Selesaikan

Ragam61 Dilihat

Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI Hardisoesilo mengharapkan antar perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bisa bersinergi untuk pembangunan negara. Meskipun demikian ujarnya, membangun sinergi antar-BUMN tidak pekerjaan mudah.

Demikian dikatakan Hardisoesilo usai rapat bersama Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI dengan mitra kerja dari Kementerian BUMN, Kemenprin, BKPM, dan beberapa BUMN, PT Semen Padang, PT. Pelindo II, PT. Bukit Asam, serta PT Hutama Karya, Provinsi Sumatera Barat, Kamis (2/5/2019).

“PT (Persero) Hutama Karya misalnya. Dulu kan kerjaannya bikin rumah sakit. Sekarang dengan tranformasi perusahaan dengan mendapat penyertaan modal negara sudah membangun jalan tol. Jadi investor. Itu kan membutuhkan transformasi yang besar,” kata Hardisoesilo.

Meski di masing-masing BUMN terdapat masalah, namun Komisi VI DPR RI ujar Hardisoesilo, berusaha memberikan solusi yang konstruktif. “Yang pertama soal Pelindo, kita berharap Pelindo dengan Semen Padang mengadakan negosisi terkait volume pekerjaan, sehubungan telah membangun dermaga baru, ataupun tentang tarif di antara dua BUMN tersebut dan berjanji akan bertemu serta melaporkannya ke Komisi VI,” jelas Hardisoesilo.

Masalah lain ada juga aset-aset mangkrak yang sebetulnya bisa diselesaikan. Misalnya kini tak ada lagi pelayaran Pelni dari Teluk Bayur ke berbagai tempat, kecuali ke Mentawai. “Nah Gedung Pelni itu mangkrak enggak karuan, jelek. Apa susahnya BUMN sama BUMN menyelesaikan masalah itu. Kita jembatani, kami minta menteri BUMN bisa menyelesaikan,” pinta politikus Partai Golkar itu.

Terakhir, dia juga mempertanyakan kualitas batu bara yang dipakai oleh PT Bukit Asam yang tidak baik kualitasnya. “Masalahnya kenapa kita tidak bisa mendapatkan batu bara yang grade-nya tinggi, yang kalorinya di atas 7 ribu. Sehingga bisa membuat listrik itu menjadi lebih efisien. Nah setelah kita diskusikan ada kesepakatan, mereka akan melakukan rekonsiliasi khususnya Bukit Asam terhadap Semen Padang,” jelas Hardisoesilo.

The post Aset PT Pelni Di Padang Enggak Karuan, Minta Menteri BUMN Selesaikan appeared first on LIPUTAN.CO.ID.

Komentar