Ketua DPR Pastikan Penanganan Unjuk Rasa Tanpa Peluru Tajam

Ragam47 Dilihat

Jakarta – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo melakukan pengecekan langsung ke Posko Keamanan, di kawasan DPR RI, Senayan – Jakarta untuk memastikan penanganan unjuk rasa berlangsung tertib, aman dan damai.

“Saya datang ke Kompleks Parlemen Senayan, ditemani Anggota DPR RI Muchammad Misbakhun dan Sekjen DPR RI Indra Iskandar serta didampingi pihak keamanan hadir Asops Mabes Polri Irjen (Pol) Martuani Sormin dan Brigjend TNI A. Riad dari Mabes TNI. Saya cek langsung ke Posko Keamanan di kawasan DPR RI dan memastikan penanganan unjuk rasa berlangsung tertib, aman dan damai,” ujar Bamsoet, di Jakarta (22/5/2019).

Selain memastikan menanganan unjuk rasa berlangsung twrtib, aman dan damai, Bamsoet juga mengingatkan aparat bahwa TNI/Polri tidak sedang berperang melawan rakyat sendiri. “Kita sedang berusaha menertibkan kebebasan dalam penggunaan hak menyatakan pendapat yang menyimpang dan manabrak UU dengan cara humanis namun tegas,” ujarnya.

Bahkan, Bamsoet juga memastikan tidak ada aparat yang membawa peluru tajam sesuai instruksi Panglima TNI dan Kapolri.

Sesuai penjelasan pihak keamanan kata dia, mereka hanya dibekali tiga jenis amunisi yang penggunaannya sesuai tingkatan yang sudah diatur dalam SOP, yakni peluru hampa, peluru karet dan gas airmata. Mereka dilarang keras membawa peluru tajam.

“Saya menghimbau seluruh aparat keamanan yang bertugas dilapangan agar bisa menahan diri dan tidak terprovokasi oleh pengunjuk rasa. Karena memang itulah target mereka para penumpang gelap yang menyusup di tengah-tengah aksi masa. Memancing aparat marah dan bertindak anarkis sehingga menimbulkan chaos. Aparat walau dalam kondisi lelah, harus tetap humanis namun tegas dalam menegakkan peraturan dan perundang-undangan terkait penanganan ketertiban umum, dan keamanan negara,” tegasnya.

Kepada semua elemen yang berunjuk rasa, Bamsoet mengajak agar menghormati hasil akhir rekapitulasi Pemilu oleh KPU. “Saya memberikan apresiasi kepada sikap kenegarawanan Bapak Prabowo yang telah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan menghimbau para pendukungnya agar tetap tenang dan menempuh jalur konstitusi,” ujarnya.

Penghormatan yang sama juga ditujukan Bamsoet kepada sikap kenegarawanan Ketua Umum PAN dan Ketua Umum Partai Demokrat yang secara terang menyampaikan menerima keputusan hasil akhir rekapitulasi Pemilu oleh KPU. Dan juga menegaskan, jika ada pihak-pihak yang merasa tidak puas, silahkan menempuh jalur mekanisme hukum melalui gugatan Pemilu ke MK.

“Saya juga menghimbau massa yang melakukan demo di KPU dan Bawaslu untuk tetap tertib dan damai. Hindari perilaku anarkisme yang hanya akan merugikan diri sendiri dan masyarakat. Kita tentu tidak ingin melihat terjadinya konflik horizontal akibat ketidaksepahaman dalam menyikapi hasil Pemilu,” pintanya.

Menurut Bamsoet, silahkan mengemukakan pendapat dan unjuk rasa selama masih dalam koridor hukum dan undang-undang serta tetap mewaspadai adanya penumpang gelap atau penyusup yang akan memanfaatkan situasi unjuk rasa untuk menciptakan ‘martir’.

“Mari kita utamakan kepentingan yang lebih besar, yakni keutuhan bangsa. Tak perlu lagi ada berbagai agitasi maupun propaganda yang menghasut permusuhan di antara rakyat. Para elite politik maupun para tokoh bangsa harus mampu menjaga suasana teduh, jangan malah menambah keruh suasana,” pungkas Bamsoet.

The post Ketua DPR Pastikan Penanganan Unjuk Rasa Tanpa Peluru Tajam appeared first on LIPUTAN.CO.ID.

Komentar