Kementerian PUPR Anggarkan Rp 26 Miliar Untuk Pengerukan Bendungan Benanga Samarinda

Nasional72 Dilihat

Samarinda – Komisi V DPR RI yang dipimpin oleh Syarif Abdullah Alkadrie melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (kunfik) pada Kamis (23/1/2020) dengan meninjau Bendungan Benanga/Lempake di Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda, Kalimantan Timur yang kondisinya mengalami penyusutan daya tampung akibat sedimentasi.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan 3 Anang Muchlis menjelaskan bahwa kapasitas tampung Bendungan Multifungsi Benanga kini hanya sebesar 500 ribu m3 dari kapasitas tampung awal sebesar 1,6 juta m3. Oleh karena itu, pada tahun 2020 telah dianggarkan Rp 26 miliar untuk pengerukan sedimentasi Bendungan Benanga.

Pengembalian kapasitas tampung bendungan diperlukan agar bisa dimanfaatkan optimal. Saat ini luasan irigasi yang dapat diairi telah berkurang dari awalnya 1.500 ha menjadi hanya 300 ha. Komisi V DPR RI mendukung upaya revitalisasi Bendungan karena selain mengembalikan bendungan sesuai fungsinya, juga dapat menambah manfaatnya sebagai destinasi wisata air di Kota Samarinda.

Bendungan Benanga juga memiliki peran vital sebagai bagian Sistem Pengendalian Banjir Kota Samarinda yakni membendung Sungai Karangmumus di daerah hulu sebelum masuk kota. Namun menurut Anang Muchlis, banjir yang terjadi tidak hanya disebabkan oleh aliran air dari hulu, namun juga aliran air dari anak-anak Sungai Karangmumus yang ada di Kawasan hilir. Bendungan ini juga menjadi sumber air baku sebesar 100 liter/detik khususnya untuk masyarakat di Samarinda bagian Utara.

“Tahun ini kami akan melakukan review Masterplan Pengendalian Banjir Kota Samarinda. Upaya yang akan dilakukan antara lain membangun kolam-kolam retensi untuk menampung luapan sungai pada saat musim hujan, normalisasi sungai dan pembangunan sistem polder dan pompa,” jelas Anang.

Turut hadir dalam Kunfik tersebut antara lain Walikota Samarinda Syaharie Jaang, Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Agung Djuhartono, Direktur Rumah Umum dan Komersil Moch. Yusuf Hariagung, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan 3 Anang Muchlis, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan XII Budiamin, dan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kaltim Sandhi Eko Bramono P. (pupr)

The post Kementerian PUPR Anggarkan Rp 26 Miliar Untuk Pengerukan Bendungan Benanga Samarinda appeared first on LIPUTAN.CO.ID.

Komentar