Dinyatakan Positive Covid-19, H.Satori Lapor Polisi

Kilas Cirebon2 Dilihat

KILASCIREBON I KABUPATEN CIREBON – Anggota Komisi XI DPR RI, H. Satori, melaporkan salah satu rumah sakit swasta ternama di kabupaten Cirebon ke Mapolresta Cirebon. Senin (27/4/2020).

H.Satori mengatakan salah satu rumah sakit swasta ternama di kabupaten Cirebon tersebut menyebarkan berita hoax terkait dirinya yang positif Virus Covid-19 dan salah satu perawat rumah sakit tersebut menyebarkan melalui media sosial. Ditemani kuasa hukumnya, Satori melaporkan kasus tersebut ke Polresta Cirebon.

“Gara-gara saya dinyatakan positif Covid-19, nama baik saya tercemar. Keluarga saya juga ikut tertekan. Padahal saya ini benar-benar negatif. Saya tidak terima dan saya sudah laporkan pihak rumah sakit beserta orang yang menyebarkan hoaks itu ke polisi,” ungkap Satori

Satori menjelaskan berawal pada Jumat (17/4/2020) lalu dia ingin melakukan pemeriksaan di salah satu rumah sakit swasta di Cirebon tersebut karena badannya merasa tidak enak. Setelah diperiksa dokter spesialis dalam, suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celcius. Namun setelah diperiksa kembali turun menjadi 36 derajat celcius.

“Dokter menyarankan harus dilakukan rontgen, saya turuti. Pihak rumah sakit menyampaikan bahwa hasil rontgen  kurang bagus sehingga harus dirujuk ke rumah sakit swasta di Jakarta. Tapi sebelum berangkat ke Jakarta, saya periksa  ke dokter spesialis paru yang ada di Kota Cirebon,” ungkap Satori.

Satori mengatakan dikhawatirkan ada apa-apa, istrinya mengajak untuk periksa di rumah sakit RSPP Pertamina Jakarta. Hasilnya, dinyatakan hanya batuk-batuk biasa.  Namun karena penasaran, dirinya kembali mendatangi RSPAD Gatot Subroto dan hasilnya menunggu esok hari. Akhirnya, malam tersebut dia dan keluarga kembali lagi ke Cirebon.

“Anehnya, sampai Cirebon informasi melalui WA sudah ramai. saya menerima  screenshot-an WA dari salah satu grup, bahwa  saya dinyatakan positif yang berdasarkan hasil scan. Intinya ramai bahwa H. Satori, pemilik kolam renang zam-zam, anggota DPR RI dinyatakan positif covid -19″ungkapnya

H. Satori sangat menyayangkan informasi tersebut persoalannya, kasihan kepada rekan- rekannya yang pernah berfoto bareng dengan saya yang pernah acara bareng dengannya semua dikarantina.

H. Satori menjelaskan pada hari Sabtu pagi sekitar pukul 10.00 Wib dari dinas kesehatan kabupaten Cirebon dengan pihak Puskesmas Kepuh mendatangi istrinya bahwa dirinya dinyatakan positif. Kabar tersebut berdasarkan laporan dari salah satu rumah sakit swasta ternama yang ada di Kabupaten Cirebon.

“Saya dinyatakan positif, kemudian saya lakukan test semua yang berhubungan dengan protokol Covid -19. Hasilnya, saya negatif. Perlu diketahui, semua keluarga saya termasuk sopir saya diminta rapid test, hasilnya negatif. Saya benar-benar dirugikan dengan tudingan ini,” ungkap Satori.

H.Satori menambahkan, ditempuhnya jalur hukum dikarenakan vonis dirinya positif Covid-19 membuat beban moral yang sangat luar biasa. Pihak medis diminta jangan gegabah membuat pernyataan sebelum ada tes yang benar-benar akurat atau valid.(JS).

Komentar