Kota Cirebon – Puluhan Kepala Sekolah dan tenaga pengajar, Taman Kanak-kanak (TK) sampai dengan Sekolah Menengah Akhir (SMA) atau sederajat se Kota Cirebon mengikuti Sosialisasi Percepatan Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Virus Corona.

Kegiatan yang diselanggarakan Forum Peduli Lingkungan Hidup dan Budaya Nuswantara berkerjasama dengan PT. Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) dan Pelabuhan Cirebon ini dan Dinas Pendidikan Kota Cirebon. .

Hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Cirebon Dra Hj Eti Herawati beserta komisaris Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) beserta Jajarannya dan Dirut PT. PTP Drajat Sulistio dalam mensosialisasikan Percepatan Penangan dan Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Wakil Walikota Eti Herawati mengatakan bahwa pemerintah kota Cirebon sangat apresiasi atas penyelenggara acara ini dalam mensosialisasikan Percepatan Penangan dan Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19).

“Saya haturkan terima kasih kepada seluruh penyelenggara, PTP, Pelabuhan Cabang Cirebon, dan Disdik Kota Cirebon. Sosialisasi ini sangat penting, terutama untuk di sektor pendidikan atau sekolah,” ujar Eti dalam sambutannya di gedung Korpri Kota Cirebon, sabtu (29/5/2021).

Menurutnya, pada situasi dan kondisi pandemi covid-19 sosialisasi penerapan protokol kesehatan atau pencegahan penyebaran covid-19 di kalangan masyarakat sangat diperlukan dan harus terus digencarkan. “Karena pada situasi pandemi dan zona merah di Kota Cirebon, kita sangat perlu mesosialiasasikan prokes dan pencegahan. Karena kita harus menjaga orang terdekat kita dan keluarga agar tidak terpapar corona,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Eti mengajak seluruh elemen masyarakat ikut berperan aktif mensosialisasikan pencegahan covid-19 dan menerapkan protokol kesehatan. “Sosialisasi pencegahan pandemi ini, tidak hanya cukup pemerintah saja melalui kepala daera dan satgas nya. Unsur masyarakat juga harus ikut serta, pencegahan wabah ini menjadi tugas bersama,”ungkap Eti.

Sementara, Komisaris Pelabuhan Tanjung Priok, H.M Sabri mengatakan, sosialisasi percepatan dan pencegahan covid-19 di Kota Cirebon kepada para tenaga pengajar ini, merupakan kepedulian pelabuhan kepada mereka dan masyarakat Kota Cirebon. Terlebih, belum lama ini, Kota Cirebon kembali zona merah penyebaran covid-19. Menurut Sabri, kembali meningkatnya kasus covid-19 di Kota Cirebon, selain mobilitas warga setempat meningkat, akan tetpai mobilitas dari daerah tetangga, Kabupaten Cirebon pun tidak sedikit.

Kami mengajak seluruh CSR dan BUMN yang berada di Kota Cirebon untuk peduli dalam mensosialisasikan percepatan dan pencegahan covid-19. Karena pencegahan wabah ini, tidak hanya tugas pemerintah saja,” ungkap Sabri. (JS).

Loading...