Cirebon Kota – Belum redanya pendemi Covid 19 di Indonesia, membuat pemerintah berupaya berbagai cara melakukan langkah strategis dari pembatasan kegiatan bersekala besar sampai penerapan pembatasan menggunkana tingkatan level disesuaikan dengan kondisi wilayah yang terdampak di berbagai dearah.

Berbagai komponen pun dilibatkan untuk turut serta menanggulangi baik tingkat kementrian sampai pemerintah daerah, termasuk BUMN dan pihak swasta. Semua mencurahkan pada upaya pemutusan penyebaran Covid 19.

Langkah tersebut juga diikuti oleh PT. KAI ( Persero) sebuah perusahaan milik negara yang menangani transportasi massal di Indonesia, khusunya kereta api. BUMN ini menggandeng berbagai pihak dalam penerapan aturan kesehatan khususnya Prokes bagi pengguna jasa kereta api maupun masyarakat umum.

Sejak pendemi Covid 19 diawal tahun 2020 PT. KAI daerah operasi ( Daop ) Cirebon, melakukan langkah strategis dengan menggandeng berbagai komunitas dilingkungan PT. KAI mupun masyarakat sekitar jalur lintasan di wilayahnya.

Saat ini PT. KAI Daop Cirebon yang di dukung oleh Direksi di tingkat pusat menggandeng Chairperson of the Main Task Force for the Volunteers for the Acceleration of the Handling of Covid 19, Nuswantara ( Satgasus Relawan Pennggulangan Cobid 19 Indonesia ) yang berpusat di Cirebon yang dibentuk oleh Forum LIngkungan Hidup dan Budaya Nuswantara.

” Hari Kamis ini, 9 September 2021, kami akan melaksanakan vaksinasi gratis dengan menurunkan tiga tim medis yang insya Allah akan memvajsin sekitar 1000 orang terdiri dari pelajar dan manula. Kegiatan vaksinasi ini di support penuh oleh PT. KAI,” ujar chief Eksekutif Satagasus Prabu Diaz yang juga Sekjen FLHB Nuswantara.

Selain mensupport Vaksinasi Masal Gratis, lanjut Prabu Diaz didampingi bendahara Ratu Ida Julkhaedah , PT. Kereta Api Indonesia ( KAI ) juga memberikan bantuan peralatan emergency penunjang lainnya, seperti tenda Medis, Alat Fooging, Tabung Oxygen Medis serta APD ( baju Azmat, masker, handsanitazer , disinfektan dan vitamin ).

Bantun dan partisipasi PT. KAI menurutnya telah dilaporkan ke Satgas covid 19 dan instansi terkait lainnya dalam bentuk jurnal kegiatan di daerah dalam upaya percepatan penanggulangan penyebaran Covid 19. Hal itu agar strategi dan maling pemerintah dpat terbantu dengan realita kegiatan yang didukung dengan bukti dokumen baik visual mauoun data statistik distribusi vaksin dan keberadaan tempat karantina yang terdampak terutama yang bersetatus OTG.

” Kami juga melaporkan kepada kementrian terkait, termasuk kementrian BUMN, Menkes, Sekretrais Negara dll. Semoga langkah PT. KAI menjadi inspirasi pihak lain dalam membantu pemerintah dan masyarkat dalam memutus Penyebaran Covid 19 dengan melibatkan potensi di daerah terutama para relawan yang terus bahu membahu berkolaborasi dengan masyarakat,” ujar Prabu Diaz .

( Sam)

Loading...