Kota Cirebon – Terjadinya wabah penyebaran Covid 19 di seluruh belahan dunia, sangat berdampak pada berbagai hal ynag menimpa masyarakat secraa luas apalagi bila dibarengi dengan bencana alam lainnya yang kerap muncul bersamaan, pastinya sangat merugikan baik fisik maupun mental spiritual.

Hal itu dikatakan Prabu Diaz Sekretaris Jenderal Forum lIngkungan HIdup dan Budaya Nuswantara saat kepada Wartawan seusai pembagian sembako dalm rnagat menyambut HUT TNI di markas Sub Garnizun 0614 / Tap II Cirebon, kemarin.

” Pendemi Covid 19 yang berkelanjutan sangat berdampak sekali terhadap kondisi kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Pemerintah juga akan kewalahna menghadapinya. Oleh sebab itu perlu peran serta semua komponen termasuk pengusaha swasta. Sebab tanpa kebersamaan akan lama untuk pemulihan nya,” ujar Prabu Diaz yang juga selaku Panglima Tinggi Laskar Agung Macan Ali Nuswantara.

Komunitasnya, lanjut Prabu Diaz juga memonitor bahwa keterlibatan perusahaan baik BUMN, BUMD, dan Swasta murni tampak bermunculan dengan menggandeng komunitas lokal maupun nasional dalam upayanya membantu pemerintah dalam menghadapi pendemi Covid 19 dan anjlognya kondisi ekonomi masyarakat.

Semua bergerak bersama baik dalam Penanggulngan Covid, seperti membagikan APD, penyemprot Disinfektan Gratis, sosialisasi sampai penyelenggaraan Vaksinasi gratis. Juga dibarengi dengn pembgin sembako serta santunn untuk anak yatim.

” Saya mencatat ada Pertamina Hulu Energy, PT. Keret Api Indonesia, PT. Pelindo 2, selalu aktif di berbagi daerah membantu masyarkat. Ada juga pihak swasta seperti PT. Dharma Manufacturing Group dan PT. Anggadita Teguh Putra, PSMTI, Perhimpunan INTI yang aktif membantu masyarkaat ,” ujar Prabu Diaz.

Sebagai contoh, misalnya PT. Anggadita Teguh Putra, pelaksana pekerjaan alun-alun Kasepuhan Cirebon, juga termonitor beberapa kali melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan dengan berbagi santunan anak yatim piatu dan pembagian sembako kepada masyarakt tidk mampu. Begitu juga PT. Dharma Manufacturing Group membagikan ventilator senilai milyraan rupiah untuk rumah skit di Cirebon.

” Kami sangat mengapresiasi kepedulian mereka. Harusnya menjadi inspirasi bagi yang lainnya, bahwa berbagi tidka menjadi kota miskin,” ujar Prabu Diaz sambil Mendampingi Kepala Staff Garnizun TAP II Mabes TNI, Marsekal Muda TNI Budi Sumarsono yang berkunjung ke Markas Besar Laskar Agung Macan Ali Nuswantara.

( Rom)

Loading...