Ketua Kodrat Jabar, Yerry Yanuar Resmi Buka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XIV Cabang Olaharga (Cabor) Tarung Derajat (Boxer) Di Cirebon.

Kota Cirebon – Pengurus Provinsi Jabar Tarung Derajat (Boxer) Indonesia terus berupaya mencetak bibit unggul agar mampu berprestasi di berbagai kejuaraan dalam negeri maupun internasional.

Salah satu upaya dilakukan dengan menggelar babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XIV Cabang Olah raga (Cabor) Tarung Derajat (Boxer) resmi dibuka bertempat di GOR Bima, Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Senin (20/12/2021).

Babak kualifikasi yang berlangsung mulai 20-23 Desember 2021 ini diikuti 323 atlet dari 26 pengurus cabang (pengcab) kabupaten/kota se-Jawa Barat mempertandingkan 19 kelas, yang terdiri dari Tarung Putra 10 kelas, Tarung Putri 5 kelas dan Seni Gerak 4 kelas.

Ketua Pengurus Daerah Ketua Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Barat, Yerry Yanuar mengatakan, petarung yang mengikuti BK Porprov Cabor Tarung Derajat putra diikuti 142 atket putra 71 atket putri dan seni gerak 110 atlet.

Yerry menjelaskan, dalam BK Tarung Drajat ini bukan menampilkan menang atau kalah, tapi lebih kepada silaturahmi untuk saling meningkatkan prestasi dan menjadi barometer untuk nantinya dilakukan di babak III secara nasional.

“Harapannya adalah sampaikan untuk kita bisa mengetahui kemampuan masing-masing karakter keadaan ini, yang kedua juga kami pun selalu ingin memperlihatkan dan ikut serta dalam menjaga ketertiban masyarakat, misalnya dalam kondisi sekarang ini,” ungkap Yerry.

Sementara Ketua Pengurus Daerah Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kota Cirebon, Jafarudin mengatakan, BK yang dilaksanakan di Cirebon ini menjadi berkah buat atlet-atlet Tarung Drajat sehingga bisa langsung ke babak final.

“Saya berharap kondisi ini dapat dimanfaatkan dengan mempersiapkan diri untuk bisa meraih medali emas. Ini barangkali yang menjadi keuntungan besar Cabor Tarung Drajat diadakan di Kota Cirebon,” ungkap Jafarudin.

Sang Guru Rimba Dirgantara mengatakan, pihaknya ingin dalam BK ini memperlihatkan keseimbangan teknik dan kualitas petarung muda dari PON kemarin untuk dievaluasi.

“Evaluasi tersebut untuk menghasilkan pembaruan-pembaruan atau sesuatu yang baru yaitu tekhnik yang bervariasi, sehingga nanti di event nasional untuk pertarungannya sendiri akan lebih asik dan menarik lagi untuk ditonton,” katanya.

Rimba menambahkan, bukan hanya jurus-jurus seninya saja tapi di nomor pertarungan juga akan menampilkan teknik-teknik yang layak untuk ditonton.(JS).

Loading...