Berada di PPKM Level 4, Edukasi Prokes dan Vaksinasi Ditingkatkan

Kilas Cirebon3 Dilihat

Kota Cirebon – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon terus meningkatkan edukasi protokol kesehatan (prokes), vaksinasi hingga booster kepada warga sekalipun kini berada di penerapan PPKM level 4. Regulasi juga disesuaikan disesuaikan dengan PPKM level 4.

Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati usai menghadiri pelantikan pengurus kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Cirebon di kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Selasa (22/2/22) mengakui saat ini Kota Cirebon menjadi salah satu kota yang masuk penerapan PPKM level 4.

“Karena kita daerah perlintasan dan penyangga, sehingga banyak kunjungan ke Kota Cirebon,” tutur Eti.

Untuk keluar dari level 4 menurut Eti harus dilakukan bersama dengan seluruh masyarakat Kota Cirebon.

“Tapi saya juga yakin, kalau warga kami masih tetap menjaga protokol kesehatan (prokes),” tutur Eti.

Selain itu program vaksinasi pertama dan kedua, serta vaksin booster terus dilakukan untuk menghindari keterpaparan warga Kota Cirebon dari virus Covid-19.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda), Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., usai melakukan pertemuan dengan tim satuan tugas (satgas) Covid-19 Kota Cirebon, menjelaskan mereka telah menyepakati beberapa penyesuaian yang harus dilakukan terkait dengan regulasi PPKM level 4.

“Untuk belajar mengajar tadi sepakat dilakukan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ),” tutur Agus. PJJ dilakukan mulai esok, Rabu (23/2/2022).

Namun ditambahkan Sekda, sejumlah regulasi pada PPKM level 3 masih bisa diterapkan. Seperti mal dan pusat perbelanjaan masih diperbolehkan buka hingga pukul 21.00 WIB hanya saja kapasitasnya diturunkan menjadi 50 persen.

Sedangkan untuk fasilitas umum seperti alun-alun dan pasar dadakan, karena konfirmasinya tinggi, mereka juga sepakat untuk ditutup sementara sampai dengan minggu depan.

Sekda juga menambahkan saat ini yang mendesak dilakukan yaitu melakukan aktivasi terhadap isolasi mandiri terpusat. “Untuk menurunkan rawat inap,” tutur Agus.

Dalam waktu dekat, Pemda Kota Cirebon juga akan menjadwalkan pertemuan khusus dengan sejumlah fasilitas kesehatan untuk menurunkan tingkat rawat inap. (Adv).

Komentar