Aksi Tolak Kenaikan BBM, Ratusan Ojol Di Kota Cirebon Sampaikan 11 Aspirasi.

Kilas Cirebon71 Dilihat

Kota Cirebon – Ratusan ojek online (Ojol) wilayah kota Cirebon melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Aksi ini diawali berkumpul di jalan tuparev kabupaten Cirebon dan menuju jalan siliwangi di depan depan Balaikota Cirebon. Rabu (7/9/2022).

Ratusan ojol dengan tertib berjalan menuju gedung balaikota Cirebon dengan mengenakan jaket masing-masing aplikasi, para ojol berorasi dan membentangkan poster berisi pesan penolakan kenaikan harga BBM.

Dalam orasinya perwakilan Ojol menyampaikan 11 aspirasi yang mereka sampaikan, di hadapan Wali kota Cirebon Nashrudin Azis, pimpinan Dewan beserta Kapolres Cirebon Kota yang datang menemui mereka.

Perwakilan ojol menyampaikan 11 aspirasinya. Adapun aspirasi yang mereka usung yakni:

1. Tolak kenaikan harga BBM
2. Status hukum ojek online
3. Kepastian terhadap aplikator yang tidak memiliki kantor operasional di Kota Cirebon untuk segera ditindaklanjuti secara tegas
4. Persaingan tarif usaha tidak sehat yang dilakukan para aplikator, sehingga merugikan driver ojek online
5. Potongan seluruh aplikasi per transaksi menjadi 10 persen di wilayah Jawa Barat
6. Pembatasan untuk pendaftaran driver dan dibuatkan regulasi batasan driver, agar terjadi keseimbangan antara orderan dan jumlah driver ojek online roda dua seluruh aplikasi
7. Perubahan pembatasan usia minimal dan maksimal untuk menjadi driver ojek online
8. Hapuskan biaya-biaya di luar perjanjian kemitraan (biaya parkir, pemesanan driver, dan biaya jasa aplikasi)
9. Kembalikan insentif 24 jam
10. Hilangkan double order
11. Pengaktifan kembali pihak keamanan dari kepolisian di malam hari, guna keselamatan driver ojek online khususnya, dan masyarakat umumnya.

Dalam penyampaiannya di hadapan ratusan Ojol Wali kota Cirebon mengatakan bahwa mengenai kenaikan harga BBM, berkomitmen menyukseskan program pemerintah pusat terkait penanggulangan dampaknya. Sehingga program-program tersebut dapat tepat sasaran.

“Yang terpenting adalah bagaimana memastikan program-program itu tepat sasaran dalam penyalurannya,” ungkap Azis.

Dalam kesempatan tersebut wali kota Cirebon sangar berterimakasih karena aksi demo ojol di depan Balaikota Cirebon bisa berjalan kondusif.

Setelah melakukan audiens bersama wali kota, Ketua DPRD Kota Cirebon serta Kapolres Cirebon Kota, para Ojol membubarkan diri dengan tertib dan aman. (JS).

Komentar