Prabu Diaz Panglima Tinggi Laskar Macan Ali Menyatakan Sultan Sepuh Ke-XV Adalah PRA. Luqman Zulkaedin

Kilas Cirebon3 Dilihat

Kota Cirebon – Panglima Tinggi Laskar Agung Macan Ali Nuswantara Prabu Diaz menjelaskan bahwa Laskar Agung Macan Ali Nuswantara adalah sebuah paguyuban bukan Ormas, OKP atau LSM.

“Kami bangkitkan kembali pada 2 Oktober 2016 yang direstui oleh Sultan Sepuh Ke XIV Keraton Kasepuhan Cirebon, PRA.Arief Natadiningrat dan disaksikan oleh Ketua DPR RI Ade Komarudin dan mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Kamarsuta dan pejabat TNI-Polri serta masyarakat umum,” Ungkapnya

Prabu Diaz menjelaskan jadi Laskar Agung Macan Ali Nuswantara adalah bagian dari perangkat kesultanan, oleh sebab itu perlu kami jelaskan bahwa mengenai sikap yang kami sampaikan disini bahwa tidak ada konflik di keraton kasepuhan Cirebon.

“Yang konflik adalah yang membuat konflik yaitu orang-orang yang diluar dari tatanan adat tradisi keraton,” ungkap Prabu Diaz

Prabu Diaz menjelaskan bahwa Sultan Sepuh Ke XV Keraton Kasepuhan Cirebon adalah PRA. Luqman Zulkaedin putra dari Sultan Sepuh Ke XIV PRA.Arief Natadiningrat SE.

“Gelar kesultanan atau pemimpin kelungguhan kasultanan Cirebon adalah adat tradisi turun temurun. Seorang sultan di cirebon ayahnya harus sultan karena sudah perjanjian pada abad ke-18 bahwa pemimpin kelungguhan adalah anak laki-laki yang syah dan sehat jasmani dan rohani,” ungkapnya

Prabu Diaz menambahkan jadi kami menyatakan bahwa Sultan Kasepuhan ke XV adalah PRA. Luqman Zulkaedin karena dilantik atau dijumenengan di bangsal secara adat dan tradisi yang turun temurun yaitu di gedung agung Panembahan dan dilantik oleh trah dan zuriat serta disematkan keris pusaka Sunan Gunung Jati yaitu Raja Naga, diluar dari itu tidak ada yang berhak menyandang gelar Sultan. (JS).

Komentar