Catatan Jums Sangit. Seorang Jurnalis mengenai Prabu Diaz

Ragam56 Dilihat

KilasCirebon.com – Sebagai seorang jurnalis, saya pasti banyak mengenal tokoh masyarakat, baik di daerah maupun nasional, dengan berbagai corak khas aktivitasnya. Salah satu tokoh itu adalah Prabu Diaz atau yang biasa dipanggil Mamo

Prabu diaz dari Cirebon adalah Panglima Tinggi Laskar Agung Macan Ali Nuswantara yang juga Sekretaris Jenderal Forum Lingkungan Hidup dan. Budaya Nasional serta dikenal sebagai tokoh penggerak Toleransi.

Sosok tokoh yang satu ini memang penuh “misteri” dengan berbagai pengalaman dan latar belakngnya, walau seorang sipil tapi dikenal pula dalam lingkungan militer maupun aparat hukum di Indonesia, sebagai orang yang sering menjadi “rujukan” dalam cipta kondisi kondusifitas di NKRI, dengan strategi yang brilian nya.

Saya mengenai Panglima tinggi laskar macan Ali Nuswantara Mamo Prabu Diaz, sebagai seorang yang bersahabat dan santun dalam pergaulan nya sehari2 yang penuh dengan kesederhanaan, walaupun banyak.tokoh nasional maupun pejabat yang bersilaturahmi ke tempatnya.

Ini sebagai bahan catatan untuk mengetahui tentang beliau ,berlaku seperti orangtua , Guru & Mentor khususnya untuk saya pribadi dan teman-teman jurnalis, sebagai orang yang saya nilai terbaik

Prabu Diaz, Panglima Laskar Macan Ali Nuswantara, dalam panorama kehidupan kasultanan yang kaya akan sejarah dan tradisi, Cirebon kembali dihadapkan pada sosok yang mencuat dalam perbincangan masyarakat: Prabu Diaz, Panglima Laskar Macan Ali Nuswantara. Dikenal dengan ketegasannya dan dedikasinya terhadap keamanan dan keutuhan Kasultanan Cirebon, Prabu Diaz semakin menjadi sorotan dalam konteks penguatan dan perlindungan wilayah kekaisaran.

Sebagai panglima Laskar Macan Ali Nuswantara, Prabu Diaz telah menunjukkan kepemimpinan yang tangguh dan konsisten dalam menjaga stabilitas wilayah. Di tengah tantangan dan dinamika yang kompleks, dia telah berhasil mempertahankan kedaulatan dan martabat Kasultanan Cirebon dengan keberanian dan kebijaksanaannya.

Melalui serangkaian kebijakan dan strategi yang cermat, Prabu Diaz mampu menjaga keseimbangan kekuatan di wilayahnya sambil tetap memperhatikan kesejahteraan rakyatnya. Langkah-langkahnya dalam memperkuat pertahanan dan mengembangkan potensi kekaisaran telah diakui dan diapresiasi oleh masyarakat setempat.

Selain itu, Prabu Diaz juga dikenal karena keterlibatannya dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya yang bertujuan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan di dalam masyarakat. Dengan kepemimpinan yang inklusif dan visi yang jelas, dia telah menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berperan aktif dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Meskipun tugasnya sebagai panglima Laskar Macan Ali Nuswantara Kasultanan Cirebon seringkali menuntutnya untuk bertindak dengan keberanian dan keputusan tegas, Prabu Diaz tetap memegang teguh nilai-nilai keadilan, integritas, dan kearifan lokal. Keberadaannya menjadi penjaga dan pelindung tradisi dan budaya Kasultanan Cirebon yang kaya dan berharga.

Dengan kepemimpinan yang kuat dan komitmen yang tak tergoyahkan, Prabu Diaz terus membawa harapan dan kebanggaan bagi Kasultanan Cirebon dan seluruh wilayah Nuswantara. Semoga langkah-langkahnya selalu diberkahi dan menjadi inspirasi bagi kita semua dalam menjaga keutuhan dan kemakmuran bangsa.

(*)

Komentar