Ini Loh Bukit Doa, Tempat Menpar Menyapa Millennial Sulawesi Utara

Loading...

TOMOHON – Dalam kunjungan kerjanya ke Tomohon, Menteri Pariwisata Arief Yahya sempat mengikuti Millennial Tourism Corner. Lokasinya keren banget. Di Bukit Doa. Seperti apalah tempat itu?

Bukit Doa berada di area Gunung Mahawu, Kota Tomohon. Karena berada di ketinggian, Bukit Doa sangat sejuk. Lokasinya sangat indah. Pohon-pohon yang berada di sana tertata sangat rapi.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani, Bukit Doa lebih dari sekadar destinasi.

“Bukit Doa adalah destinasi yang sangat lengkap. Buat millennial, Bukit Doa adalah lokasi yang tepat untuk berfoto. Karena, lokasinya sangat instagramable. Namun, destinasi ini juga menjadi lokasi wisata religi. Khususnya buat umat kristiani,” papar Rizki, Senin (12/8).

Ikon utama Bukit Doa adalah Chapel of Mother Mary atau Kapel Maria. Selain itu ada juga Grotto of Mother Marry. Dari tempat inilah umat kristiani biasa memanjatkan doa. Bentuk Kapel Maria sangat menarik perhatian. Karena, bentuknya sangat berbeda dari gereja pada umumnya. Belum lagi view Kota Tomohon yang sangat memukau.

Keindahan kapel dan view Tomohon ini menjadi spot foto utama di Bukit Doa. Tak heran jika foto-foto dari perpadua view ini banyak beredar di media sosial.

“Akan tetapi, Bukit Doa memiliki lebih banyak dari itu. Buat di sana ada Alamanda yang bisa menjadi wisata MICE. Di tempat itulah Millennial Tourism Corner dilangsungkan.buat yang lapar, Bukit Doa memiliki dua tempat kuliner. Lokasinya pun sangat nyaman,” papar Rizki lagi.

Di Bukit Doa, kita juga bisa menjumpai Amphiteater. Bentuknya setengah lingkaran, Tempat ini biasa digunakan untuk pertunjukan seni dan budaya. Namun, Amphiteater Bukit Doa juga sering digunakan untuk foto prewedding.

Yang tidak kalah menariknya adalah view Gunung Lokong. Dari Bukit Doa Gunung Lokon terlihat sangat indah. Khususnya di pagi hari. Apalagi saat Gunung Lokon masih diselimuti awan. Viewnya seperti lukisan yang sangat alamiah.

Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata Muh. Ricky Fauziyani menilai Bukit Doa sangat nyaman. Sangat khas dengan nuansa pegunungan.

“Bukit Doa memiliki pesona yang luar biasa. Sangat nyaman dan sangat tertata rapi. Suasananya sangat memanjakan mata. Lokasinya juga relatif dekat dari pusat Kota Tomohon, dan tidak terlalu jauh dari Kota Manado,” ujar Ricky.

Bukit Doa hanya berjarak 15 sampai 20 menit dari Kota Tomohon. Sangat dekat. Dan hanya sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Manado. Jika perjalanan tidak macet. Tidak ada angkutan umum yang melintas di Bukit Doa.

Tetapi jangan khawatir. Tomohon sudah memiliki ojek online. Atau, kita bisa memanfaatkan jasa rental mobil agar kita tidak perlu menanjak sambil berjalan kaki. Akses jalannya sudah bagus dan sangat lancar.

Yang menarik, di sekitar Bukit Doa ada hotel yang cukup bagus dengan harga yang relatif terjangkau. Seperti Tullip In dan Jhoanie Hotel.

Pujian untuk Bukit Doa datang dari Menteri Pariwisata Arief Yahya.

“Bukit Doa adalah lokasi yang luar biasa. Sangat sejuk dan nyaman. Sangat tepat untuk dijadikan lokasi berkumpulnya para millennial. Tempat ini juga memenuhi kriteria buat dikunjungi millennial karena lokasinya sangat instagramable dan sustain. Bukit Doa bisa dijadikan destinasi pilihan untuk berlibur,” kata mentan Dirut PT Telkom itu.(*)

The post Ini Loh Bukit Doa, Tempat Menpar Menyapa Millennial Sulawesi Utara appeared first on LIPUTAN.CO.ID.

Loading...