Kota Cirebon – Laskar Agung Macan Ali, GM FKPPI Kota Cirebon dan Forum Lingkungan Hidup Budaya Nuswantara (FLHBN) menggelar refleksi hari lahir Pancasila, dengan konsep sarasehan, di Markas Besar Laskar Macan Ali Kota Cirebon, Senin (31/5/2021) malam.

Seluruh tokoh dan elemen masyarakat ini termasuk mantan Wali Kota Cirebon Subardi SPd ikut berpartisipasi menghadiri refleksi hari Pancasila, yang bertepatan 1 Juni.

Panglima tinggi LMA Kota Cirebon Prabu Diaz menilai, masih banyak perbedaan pendapat tentang hari lahirnya Pancasila. Tapi menurutnya, Pancasila senjata bangsa Indonesia dalam mempersatukan seluruh suku, bahasa dan agama menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Bagi kami Pancasila sebuah ideologi yang tidak bisa tergantikan dan buat kami adalah sebuah perisai dan senjata untuk kita menjaga NKRI. Maka menurut saya Pancasila tidak bisa diperdebatkan lagi,”kata Prabu Diaz

Prabu Diaz mengatakan merasa miris sekali, sebab pendidikan Pancasila di setiap sekolah di Kota Cirebon entah itu dari semua tingkatakan masih sangat minim bahkan tidak ada sama sekali. Sehingga banyak anak-anak muda yang tak hafal dengan Pancasila.

“Jangankan paham, anak-anak sekolah hari ini tidak hafal dengan Pancasila, kami berharap semua komponen dan bangsa ini perlu menghidupkan kembali pendidikan Pancasila di setiap sekolah,”ungkap Mamo

Sementara, ditempat yang sama, mantan Wali Kota Cirebon dua periode Subari SPd menegaskan, Pancasila sebagai produk bangsa Indonesia yang patut harus dijaga dan tidak dapat dirubah

“Pancasila bukan lah bentuk falsafah yang bentuknya dari bangsa luar. Tapi Pancasila adalah produk kebangsaan milik Indonesia kita jangan malu dengan mengakui pancasila,”kata Subardi.

Menurutnya, Pancasila nilai luhur budaya banga Indonesia yang sudah melekat sejak dulu, yang sudah diterapkan oleh para pendahulu bangsa ini.

“Untuk itu, kami sebagai penerus para pendahulu bangsa ini, harus menjada dan merawat marwah dari Pancasila, karena itu tadi Pancasila adalah Nilai luhur budaya bangsa Indonesia,”tegas Subardi

Tokoh pemerhati kebangsaan Petrus menambahkan, sebagai produk negara, Pancasila sudah final, Justru harus dijaga para penerus bangsa ini.

“Sebagai penerus bangsa, kita harus menjaga pancasila untuk kepentingan bersama. Jadi tidak perlu dipersoalkan lagi, dan diberdabatkan lagi, Pancasila sudah final,”ungkapnya (JS).

Loading...