Cirebon – Dewan Masjid Indonesia menobatkan Cirebon sebagai pilot project Kota Wisata Religi Berbasis Masjid pertama di Indonesia pada Jumat, 5 Mei 2018 kemarin.

Tari Topeng Cirebon sebagai pembuka acara

Hadir dalam acara bertajuk Simposium Wisata Religi Berbasis Masjid tersebut, Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia yang juga sekaligus menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komjen Polisi Drs. H. Syafruddin, M.Si serta perwakilan Dirjen Pariwisata, Walikota Cirebon, Bupati Cirebon, serta para tamu undangan dan peserta undangan simposium.

Komjen Pol. Drs. H. Syafruddin, M.Si bersama Sultan Sepuh PRA Arief Natadiningrat, SE.

Sultan Sepuh XIV PRA. Arief Natadiningrat dalam pidatonya mengatakan, merasa sangat bangga Cirebon dipilih menjadi kota pertama Kota Wisata Religi Berbasis Masjid dan menganugerahkan penghargaan tertinggi kepada kepada Komjen Polisi Drs. H. Syafruddin, M.Si selaku Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia sebagai Khalifah Panata Tajug sesuai dengan amanat Sunan Gunung Jati “Ingsun Titip Tajug Lan Fakir Miskin”.

“Cirebon dipilih sebagai Kota Pertama Kota Wisata Religi Berbasis Masjid karena di kota ini terdapat banyak situs peninggalan sejarah dalam perjuangan Islam khususnya Masjid, diantaranya yaitu Masjid Agung Sang Cipta Rasa. Sejalan dengan visi misi Dewan Masjid Indonesia yaitu, memakmurkan dan dimakmurkan masjid, Dewan Masjid Indonesia turut pula ingin meningkatkan pemberdayaan ekonomi Masjid.” pungkas Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia tersebut menambahkan dalam sambutannya.

Komjen Pol. Drs. H. Syafruddin, M. Si selaku Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia memberikan sambutan.

Ditutup dengan menabuh genderang secara bersama-sama oleh Kombes Polisi Drs. H. Syafruddin, M.Si, Sultan Sepuh XIV PRA. Arief Natadiningrat, SE., serta perwakilan Dirjen Pariwisata, Simposium Kota Wisata Religi Berbasis Masjid telah diresmikan.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here