Tradisi Muludan, Simbolisasi Syiar Islam Di Bumi Caruban Nagari

tradisi-syiar-caruban-nagari
Loading...

KILASCIREBON – Haul Buyut Pangeran Pasarean Zainal Arifin” Buyut Pasarean Desa Gegunung Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon Sejak pukul 09.00 warga sudah menantikan Prosesi Upacara Adat Hatur Bhakti Masyarakat Desa Kepada Kesultanan membawa hasil laut dan bumi untuk membantu logistik dalam acara tersebut, atau yang di kenal istilah (Glondong Pengareng).

Di Lanjut arak-arakan kirab, Ribuan Orang memadati jalan raya Sumber -Cirebon yang akan dilalui rute Kirab Agung Buyut Pasarean Desa Gegunung Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon yang diramaikan oleh Peserta Kirab LASKAR AGUNG MACAN ALI Kesultananan Cirebon, laskar selapandan, santri padepokan tareqot islam kab cirebon serta dari kabuyutan buyut sena, buyut truna, buyut timbang luhur ,buyut pasindangan, buyut kilaya, buyut ki bakidin, buyut sarana dan komonitas tapak karuhun galuh ciamis.” disepanjang jalur Kelurahan Kemantren-perempatan Wanasaba-Gegunung. Pukul 13:00 Kirab Agung Buyut Pasarean dilepas.

bendera-cirebon

Dalam acara itu digelar arak-arakan karnaval, pasukan prajurit keraton hingga barisan pedagang dan petani yang membawa hasil bumi.Dan Turut Meriahkan Pagelaran Sandiwara Group Budi Suci, Dalam karnaval tersebut juga diarak sebuah kendi dibalut kain putih berisikan banyu Panguripan. Pada tahun ini di hadiri Oleh Mayor Laut (P) Wildan Ardiansyah (Palaksa Lanal Cirebon) Dan Sejumlah perwakilan dari Seluruh Keraton di Cirebon.(28/12)

arak-arakan-caruban-nagari

acara kirab agung, merupakan acara puncak dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan tradisi Islami yang berkembang dalam masyarakat Cirebon dan umat Islam di Indonesia pada umumnya. Sebagai bentuk kepedulian terhadap nilai-nilai luhur budaya yang Islami serta sebagai wahana meningkatkan ukhuwah Islamiyah,dan sekaligus Haul Buyut Pangeran Pasarean Zainal Arifin.

Pangeran Pasarean memiliki nama asli Pangeran Muhammad Arifin putra dari Syeh Syarif Hidayatullah Sunan Gunung Jati dan Nyai Tepasari. “Pangeran Pasarean adalah dipati Pasarean Cirebon yang menurunkan raja-raja Cirebon,” tutur Mas Nang.

Selain berdoa pengunjung yang berziarah di buyut Pasarean juga melakukan ritual mandi di Sungai Cipager yang berada tidak jauh dari lokasi. Pengunjung yang datang berziarahpun beragam. Selain dari Kecamatan Sumber dan sekitarnya serta peziarah dari luar Cirebon seperti dari Cianjur, Karawang dan Jakarta. (Katavi)

Loading...