KOTA CIREBON-Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, terlihat berbincang serius dengan Kepala Pasar Pagi. Kruk yang dikepitkan di ketiak kanannya tak menghalanginya untuk tetap berdiri dan memberikan wejangan kepada kepala pasar untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di pasar tersebut.

Tak cukup di satu titik, rombongan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin oleh Wali Kota Cirebon kemudian mendatangi Gunung Sari Trade Center (GTC), Cirebon Super Block (CSB) dan Grage mall. Di sela-sela itu, Wali Kota Cirebon juga sempat melihat pelaksanaan sweeping bagi warga yang tidak menggunakan masker di depan SMK Negeri 2 Cirebon.

Wali kota Cirebon bahkan sempat berbincang dan menanyakan alasan warga yang tidak menggunakan masker. Dengan penuh kebapakan, Azis juga menasehati warga untuk senantiasa menggunakan masker untuk keselamatan dan kesehatan keluarga mereka juga. Harus berjalan agak terpincang dan dibantu dengan sebuah kruk tidak menghalangi semangatnya untuk tetap memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Semangat terus,” tegas Azis. Menurut Azis, upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat bahwa pandemi Covid-19 ini masih ada harus terus dilakukan. Dirinya tidak akan pernah lelah meminta masyarakat Kota Cirebon untuk senantiasa melaksanakan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini. “Kita memang tetap harus produktif, tetap bekerja. Tapi di masa pandemi Covid-19 ini, protokol pencegahan tetap harus dilaksanakan,” ungkap Azis.

Masker, lanjut Azis, merupakan upaya perlindungan paling rendah untuk menghindari diri dari terpapar Covid-19. Untuk itu Azis selalu minta kepada warga untuk terus menggunakan masker saat berada di luar rumah. Kepada pengelola pasar tradisional dan pengelola mall dan pusat perbelanjaan, Azis juga menekankan agar tiada henti mengingatkan kepada pengunjung untuk senantiasa menjalankan protokol kesehatan. “Kita tentu tidak ingin kembali lagi ke masa PSBB. Untuk itu, protokol kesehatan harus dijalankan dengan ketat,” tegas Azis.

Sementara itu Kepala Satpol PP Kota Cirebon, Drs. Andi Armawan mengungkapkan sweeping masker dilakukan di sejumlah ruas jalan di Kota Cirebon. Hingga siang tadi sudah lebih dari 200 orang warga yang terjaring tidak menggunakan masker. “Untuk saat ini warga hanya dicatat nama dan nomor KTP nya,” ungkap Andi. Mereka juga diberikan masker secara gratis dan diminta untuk senantiasa menggunakan masker setiap bepergian kemana pun. Jika nantinya terjaring lagi, sanksi sosial akan diterapkan kepada mereka yang tidak menggunakan masker.(Adv).

Loading...