Kota Cirebon – Polres Cirebon Kota menggelar Konferensi pers terkait dengan tindak lanjut dari laporan mengenai dugaan penganiayaan anak dengan menempelkan wajah ke knalpot motor di Blok Tumaritis Desa Pegagan Lor Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon. Rabu (20/10/21).

Kapolres Cirebon Kota AKBP. M. Fahri Siregar, SH.S.IK.MH mengatakan pihaknya tengah memanggil terduga pelaku dan keluarga korban, juga memeriksa beberapa saksi.

“Dari pihak terduga pelaku ada 3 orang yang kami periksa, lalu kami juga mengumpulkan keterangan dari saksi. Ayah korban juga kami mintai keterangan.” ungkapnya dalam keterangan ke sejumlah media

Kapolres menyatakan, baik pelaku maupun korban masih dibawah umur, oleh karena itu penyelidian dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan praduga tidak bersalah. Sambil trus melakukan pengembangan dan memastikan alat bukti terpenuhi.

“Karena ini semuanya anak-anak, oleh karena itu kita menggunakan unsur kehati-hatian. Jangan sampai nanti tindakan kepolisian bisa mengganggu psikis mereka.” ungkap Kapolres

Kapolres mengungkapkan, sampai saat ini dari keterangan saksi yang kami peroleh belum ada yang secara langsung melihat peristiwa kekerasan tersebut, bahkan salah satu saksi mengatakan saat kejadian terduga pelaku tengah main bola.

“Karena tidak ada saksi yang melihat secara langsung penganiayan tersebut. Oleh karena itu, penyidik masih mengumpulkan alat bukti.” ungkapnya

Perlu diketahui penganiayaan diduga dilakukan oleh NO (16 tahun) kepada GP (9 tahun) beberapa hari yang lalu di Blok Tumaritis Desa Pegagan Lor Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon yang termasuk wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

“Hadir dalam Konferensi pers yang mendampingi Kapolres Cirebon Kota AKBP M. Fahri Siregar, SH.S.IK.MH. diantaranya Kasat reskrim AKP I Putu Asti Hermawan, S.IK, MH, M.Si. KBO Reskrim Ipda Dwi, dan Kasi Propam Iptu Sukirno, SH.” ungkap Iptu Ngatidja, SH.MH Kasi Humas Polres Cirebon Kota.(JS)

Loading...