Paskibraka Cirebon 2026 Disiapkan Jadi Duta Pancasila, Wali Kota Tekankan Kepemimpinan dan Karakter Bangsa

Kilas Cirebon5 Dilihat

Cirebon – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, memberikan motivasi dan arahan kepada calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Cirebon Tahun 2026 di Balai Kota Cirebon, Selasa (23/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari pembinaan awal untuk membangun karakter, jiwa kepemimpinan, disiplin, serta rasa tanggung jawab para calon anggota Paskibraka sebelum menjalankan tugas pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Cirebon.

Dalam arahannya, Effendi Edo menegaskan bahwa keberadaan Paskibraka saat ini tidak hanya sebatas sebagai pasukan pengibar bendera, tetapi juga menjadi wadah pembentukan generasi muda yang memiliki nilai kebangsaan dan karakter Pancasila.

Menurutnya, dengan pengelolaan Paskibraka yang berada dalam koordinasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), para peserta dipersiapkan sebagai generasi muda yang mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Paskibraka hari ini tidak hanya dituntut memiliki kemampuan baris-berbaris, tetapi juga harus menjadi generasi muda berkarakter Pancasila. Kalian adalah Duta Pancasila Kota Cirebon yang diharapkan mampu menjadi contoh bagi lingkungan sekitar,” ujar Effendi Edo.

Ia juga meminta tim pelatih menjalankan proses pembinaan secara profesional dan terukur dengan mengutamakan pendidikan karakter. Disiplin, kata dia, harus dibangun melalui pendekatan yang mendidik tanpa adanya kekerasan fisik maupun verbal.

“Kedisiplinan harus tumbuh dari kesadaran dan pembinaan yang baik. Ciptakan lingkungan latihan yang aman, sehat, dan saling menghargai,” tegasnya.

Kepada para calon Paskibraka, Wali Kota mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan menghilangkan sekat antar sekolah. Menurutnya, seluruh peserta yang terpilih merupakan putra-putri terbaik Kota Cirebon yang harus mampu bergerak sebagai satu kesatuan tim.

“Kalian berasal dari berbagai sekolah, tetapi saat menjadi Paskibraka kalian adalah satu tim. Keberhasilan membawa Sang Merah Putih membutuhkan kerja sama, fokus, disiplin, dan tanggung jawab bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kota Cirebon, Eli Haryati, mengatakan pembentukan Paskibraka merupakan bagian dari proses kaderisasi generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan dan jiwa kepemimpinan.

“Tujuan pembentukan Paskibraka bukan hanya memilih petugas pengibar bendera, tetapi membentuk kader bangsa yang memiliki integritas, disiplin, dan semangat kebangsaan,” katanya.

Ia menjelaskan, proses seleksi calon Paskibraka 2026 dilakukan secara bertahap dan objektif sesuai sistem yang ditetapkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Dari 212 peserta yang membuat akun pendaftaran, sebanyak 193 peserta melengkapi persyaratan administrasi. Setelah melalui verifikasi, 182 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi yang berasal dari 14 SMA, SMK, dan MA di Kota Cirebon.

Tahapan seleksi selanjutnya meliputi tes Pembinaan Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan, Inteligensia Umum, hingga rangkaian pembinaan lainnya yang digelar di sejumlah lokasi, termasuk Balai Kota Cirebon, Kantor Bakesbangpol Kota Cirebon, dan Stadion Bima Madya.

Berdasarkan hasil akhir seleksi melalui aplikasi Transparansi Paskibraka, terpilih 32 peserta terbaik yang terdiri dari 16 putra dan 16 putri dari sembilan SMA, SMK, dan MA negeri di Kota Cirebon untuk menjalankan tugas sebagai Paskibraka tingkat kota.

Selain itu, Hadi Jaya Kusuma Hartono dari SMA Negeri 2 Kota Cirebon dipercaya mewakili Kota Cirebon di tingkat Provinsi Jawa Barat. Sementara Stefi Arifa dari SMA Negeri 1 Kota Cirebon mengikuti seleksi tingkat provinsi sekaligus berkesempatan mengikuti verifikasi calon Paskibraka tingkat pusat.

Eli Haryati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi.

“Apapun hasil akhirnya, seluruh peserta telah menunjukkan semangat, perjuangan, dan dedikasi yang membanggakan. Pengalaman ini menjadi bekal untuk terus berkembang menjadi generasi penerus yang membawa nama baik Kota Cirebon,” pungkasnya.