KILASCIREBON.COM – Perayaan malam tahun baru Cina atau Imlek di kota Cirebon tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Kali ini perayaan tahun baru Imlek dihadiri oleh ratusan personil dari Laskar Agung Macan Ali Nuswantara kesultanan Cirebon dengan beratribut lengkap khas para jawara.

Selain turut memeriahkan upacara di beberapa Vihara di kota Cirebon, Laskar Macan Ali juga turut membaur dan berjaga di setiap sudut Vihara.

Bedilla Fadil alias Cenghoo salah satu Panglima daerah Macan Ali dari Jepara Jawa Tengah, mengatakan bahwa sebagai Laskar kesultanan merupakan suatu kewajiban turut serta mengamankan hari perayaan kepercayaan lain.

” Saya sebagai laskar siap menjaga kondusifitas dan rasa kerukunan antar umat di republik ini. Karena kami disumpah untuk menjaga Marwah NKRI dan marwah ajaran leluhur yang mengutamakan welas asih dan kasih sayang,” ujar Bedilla Fadil.

Sementara itu Ratu Idha Cakraningrat dan Heni Rohayani dari keluarga Kesultanan Cirebon yang ditemui kilascirebon.com di Vihara Dewi Welas Asih Cirebon mengatakan bahwa sejak awal berdirinya Cirebon, terdiri dari berbagai etnis tetapi hidup rukun dan damai sampai sekarang.

” Saya sengaja hadir dan berkeliling Vihara didampingi laskar Macan Ali karena ingin menunjukan kepada masyarakat bahwa perbedaan bukan harus bermusuhan justru harus saling menjaga. Saya ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek bagi yang merayakan,” ujar Ratu Idha Cakraningrat yang juga Cucu almarhum Sultan Sepuh XII Cirebon.
(mbh)

Loading...